Platform E-Learning : Aplikasi Whatsapp Untuk Android
Keunggulan Menggunakan Whatsapp :
Partisipan : 3 Orang
Judul Materi : Bilangan Oksidasi
Tujuan Pembelajaran :
Tujuan Pembelajaran :
- siswa mampu mengetahui konsep bilangan oksidasi
- Siswa mampu menafsirkan sendiri kegunaan dari bilangan Oksidasi
Keunggulan Menggunakan Whatsapp :
- Mudah, Dapat dilakukan sebagian besar siswa
- Aplikasi Whatsapp dimiliki oleh semua siswa
- Real time, Siswa dapat Mengakses materi atau bertanya secara langsung
Quiz
- Tentukan Biloks dari NaOH, HCl, dan FeCl3
Semua murid yang mengikuti e- learning aktif bertanya, dan telah mengerti pada materi bilangan oksidasi. Dibuktikan dengan, 2 dari 3 murid dapat mengerjakan soal dengan poin 100. Sementara 1 siswa tidak menjawab quiz sama sekali. Berarti proses pembelajaran melalui e learing dapat dikatakan berhasil
Permasalahan
- Apakah Kekurangan dari E-learning yang saya sajikan
- Menurut anda apakah efektif pembelajaran seperti ini bagi siswa?
Presentasi E-learning Dalam Pembelajaran Kimia
Reviewed by Aldi Jonata
on
Mei 05, 2018
Rating:
Reviewed by Aldi Jonata
on
Mei 05, 2018
Rating:






Jawaban permasalahan nomor 1
BalasHapusSebaiknya ditambahkan lagi materi yg bisa dipelajari siswa berulang-ulang seperti power point atau materi dalam bentuk pdf karena kebanyakan siswa malas untuk menonton youtube edukasi yang dianggap akan menghabiskan kuota. Jadi sebaiknya anda kombinasikan materi dg tulisan dan video.
Saya akan menjawab permasalahan no 2. Menurut saya kalau efektif bagi siswa itu menurut saya kurang efektif karena siswa tidak bisa begitu memahami materi walaupun disana anda sudah memberikan vidio, karena kalau secara online seperti itu banyak sekali kendala yang bisa terjadi misalnya masalah jaringan nah kalau jaringan susah atau lelet nanti siswa tersebut akan ketinggalan informasi, jadi menurut saya lebih efektif tatap muka langsung, sehingga interaksi nya lebih berjalan maksimal
BalasHapusSaya akan menjawab permasalahan no 2. Menurut saya kalau efektif bagi siswa itu menurut saya kurang efektif karena siswa tidak bisa begitu memahami materi walaupun disana anda sudah memberikan vidio, karena kalau secara online seperti itu banyak sekali kendala yang bisa terjadi misalnya masalah jaringan nah kalau jaringan susah atau lelet nanti siswa tersebut akan ketinggalan informasi, jadi menurut saya lebih efektif tatap muka langsung, sehingga interaksi nya lebih berjalan maksimal
BalasHapus1. Kekurangan dari elearning anda adalah kurang bisa berinteraksi dengan siswa. Dimana mana lebih efektif bertatap muka langsung dari pada lewat elearning.
BalasHapusSaya akan mencoba menjawab permasalahan no 2
BalasHapusMenurut saya sudah efektif jika dijelaskan juga secara tatap muka, atau setidaknya ada file-file (ebook) yang di share ke dalam grup tersebut, dimana didukung dengan video dan contoh konkrit yang dapar dilihat oleh siswa. Guru juga diharapkan memberikan kuis tugas ataupun ulangan yang bisa dijadikan guru untuk mengevaluasi dari proses belajar mengajar
Kekurangan dari e learning yanf anda gunakan ialah ketika kita mengimkan file atau video..siswa harus mendownload nya terlebih dahulu..berbeda dengan classroom..disitu siswa langsung bisa melihat video atau file yg di kirim tanpa harus susah payah mendownload nya
BalasHapusMenurut saya kurang efektif, karena kalau kita menggunakan elearning saja sebagai seorang guru tidak dapat memastikan siswa nya paham atau tidak dengan materi yang disajikan sebaik nya jika ingin menggukan elearning sebaiknya diiringi dengan pertemuan tatap muka juga
BalasHapusMenurut saya kurang efektif, karena kalau kita menggunakan elearning saja sebagai seorang guru tidak dapat memastikan siswa nya paham atau tidak dengan materi yang disajikan sebaik nya jika ingin menggukan elearning sebaiknya diiringi dengan pertemuan tatap muka juga
BalasHapusMenurut saya kurang efektif, karena kalau kita menggunakan elearning saja sebagai seorang guru tidak dapat memastikan siswa nya paham atau tidak dengan materi yang disajikan sebaik nya jika ingin menggukan elearning sebaiknya diiringi dengan pertemuan tatap muka juga
BalasHapusSaya akan menjawab permasalahan yang kedua menurut saya hasil belajar akan efektif apabila media yang digunakan efekti. Tetapi sebaliknya apabila media kurang efektif maka hasilnya pun kurang efektif.
BalasHapusMenurut saya efektif jika di adakan evaluasi twrlebih dahulu sehingga kita dapat mengetahui efektif digunakan atau tidak.
BalasHapusMenurut sya cukup efektif .. dikarena kan ..mungkin di sini seorang dapat berbagi video .atau file yang kiranya dapat membantu
BalasHapusMenurut saya media ini cukup efektif namun ada juga kekurangannya juga yaitu kita tidak tahu apakah kita berkomunikasi langsung dengan peserta didik atau temannya peserta didik.
BalasHapusMenurut saya media ini cukup efektif namun ada juga kekurangannya juga yaitu kita tidak tahu apakah kita berkomunikasi langsung dengan peserta didik atau temannya peserta didik.
BalasHapusTidak ada salahnya guru juga mencoba menerapkan aplikasi WhatsAppuntuk proses pembelajaran. Dengan WhatsAppguru bisa membuat kelompok diskusi di kelas virtual. Kelompok Diskusi merupakan bentuk masyarakat belajar (learning community) yang merupakan komponen dari model pembelajaran Contextual Teaching Learning.
BalasHapusDalam buku Model Pembelajaran Terpadu dalam Teori dan Praktek(Trianto, 2007) disebutkan bahwa dalam CTL siswa belajar melalui kegiatan kelompok, berdiskusi dan berbagi dan pembelajaran bisa terjadi dimana saja dalam konteks dan setting yang berbeda sesuai kebutuhan. Sedangkan I Nyoman Parahita mengatakan bahwa Learning community memiliki kelebihan-kelebihan yaitu senantiasa mendorong terjadinya proses komunikasi multi arah dan hasilnya lebih baik daripada belajar sendiri karena terjadinya pertukaran informasi.
Membentuk kelompok diskusi di kelas virtual (e-Learning Community) membantu anak yang tidak berani bertanya, tidak berani mengeluarkan pendapat dan tidak punya kepercayaan diri untuk berbicara di depan kelas bisa mengemukakan gagasan atau pendapat dan mengajukan pertanyaan. Apalagi masa sekarang ini rasanya agak sulit menugaskan siswa untuk belajar berkelompok di luar sekolah dengan alasan rumah berjauhan, tidak banyak waktu karena harus berbagi dengan kegiatan di luar sekolah (les/kursus), terlebih lagi banyak orang tua yang khawatir akan keselamatan anak-anaknya jika harus bepergian ke rumah temannya.
Untuk memulai menarapkan model e-learning community , guru membuat tiga jenis grup WA yaitu grup SG, LG dan BC. Grup SG (Small Group) merupakan grup kelompok-kelompok kecil dalam kelas yang terdiri dari 4 orang. Setiap ketua kelompok tergabung dalam grup LG (Leader Group) dan terakhir grup BC (Big Class) yang merupakan forum beranggotakan semua siswa dalam kelas
Permasalahan no 2. Menurut saya efektif. Dan layak di gunakan untuk siswa.
BalasHapus